Tidak dipungkiri lagi bahwa zaman semakin berkembang, dulu semasih kecil saya hanya bisa bermain permainan tradisional sederhana jauh dari yang berbau teknologi, bermain robot-robotan hanya berupa boneka yang mirip robot itupun terbuat dari kayu atau tanah liat.
Berbeda sekali dengan sekarang anak-anak sudah disuguhi berbagai kemudahan teknologi mulai dari komputer, handphone, tablet, serta mainan yang serba otomatis, hal ini membuat cara berfikirnya mengalami peningkatan yang tidak sesuai dengan umurnya, namun inilah kenyataan yang mesti kita hadapi sebagai orang tua harus bisa mengarahkan mana yang menjadi kesukaan atau hobi anak-anak kita.
Teknologi robotik sekarang ini mengalami kemajuan yang pesat tidak hanya dari kalangan mahasiswa saja tapi dari kalangan pelajar SMP dan SMA/SMK sudah banyak yang membuka ekskul robotik, bahkan untuk anak TK, SD, dan SMP sudah mulai dikenalkan teknologi canggih ini.
 |
Ekskul Robotik SMP Immanuel Bandarlampung |
 |
Pengenalan Robotik Siswa TK/Paud |
 |
Ekskul Robotik SD Muhammadiyah Metro Pusat |
|
Umumnya pengenalan teknologi robotik untuk anak-anak diperkenalkan dengan media robot yang memiliki sifat permainan edukasi misalnya robot sepak bola, sumo, atau yang sifatnya perlombaan, jadi semakin asik anak-anak bermain mereka semakin ingin tau bagaimana cara membuatnya.
Belajar Robot bisa dari rangkaian sederhana seperti
Membuat Robot Avoider Sederhana, membuat Robot Soccer, Robot Sumo dan lainya yang terpenting adalah bagaimana menumbuhkan kemampuan belajar anak agar tidak tertinggal dengan kemajuan jaman, sehingga kelak menjadi generasi penerus yang sadar dan mengerti teknologi terkini.
Salah satu cara agar anak kita mengetahui teknologi robot adalah dengan memberikan kursus atau pelatihan robot, bisa kita daftarkan ke
lembaga kursus robotika dikota anda, mulailah dari level yang sederhana dulu sesuai tingkatan kemampuan anak. Mudah-mudahan dengan mengikuti kursus ini pola pikir anak akan lebih cepat, cerdas, dan mampu menganalisa dan menyelesaikan perakitan robot (problem solving) sehingga akan menular pada pembelajaran lain disekolah atau di lingkungan rumah.
Tidak dipungkiri lagi bahwa zaman semakin berkembang, dulu semasih kecil saya hanya bisa bermain permainan tradisional sederhana jauh dari yang berbau teknologi, bermain robot-robotan hanya berupa boneka yang mirip robot itupun terbuat dari kayu atau tanah liat.
Berbeda sekali dengan sekarang anak-anak sudah disuguhi berbagai kemudahan teknologi mulai dari komputer, handphone, tablet, serta mainan yang serba otomatis, hal ini membuat cara berfikirnya mengalami peningkatan yang tidak sesuai dengan umurnya, namun inilah kenyataan yang mesti kita hadapi sebagai orang tua harus bisa mengarahkan mana yang menjadi kesukaan atau hobi anak-anak kita.
Teknologi robotik sekarang ini mengalami kemajuan yang pesat tidak hanya dari kalangan mahasiswa saja tapi dari kalangan pelajar SMP dan SMA/SMK sudah banyak yang membuka ekskul robotik, bahkan untuk anak TK, SD, dan SMP sudah mulai dikenalkan teknologi canggih ini.
 |
Ekskul Robotik SMP Immanuel Bandarlampung |
 |
Pengenalan Robotik Siswa TK/Paud |
 |
Ekskul Robotik SD Muhammadiyah Metro Pusat |
|
Umumnya pengenalan teknologi robotik untuk anak-anak diperkenalkan dengan media robot yang memiliki sifat permainan edukasi misalnya robot sepak bola, sumo, atau yang sifatnya perlombaan, jadi semakin asik anak-anak bermain mereka semakin ingin tau bagaimana cara membuatnya.
Belajar Robot bisa dari rangkaian sederhana seperti
Membuat Robot Avoider Sederhana, membuat Robot Soccer, Robot Sumo dan lainya yang terpenting adalah bagaimana menumbuhkan kemampuan belajar anak agar tidak tertinggal dengan kemajuan jaman, sehingga kelak menjadi generasi penerus yang sadar dan mengerti teknologi terkini.
Salah satu cara agar anak kita mengetahui teknologi robot adalah dengan memberikan kursus atau pelatihan robot, bisa kita daftarkan ke
lembaga kursus robotika dikota anda, mulailah dari level yang sederhana dulu sesuai tingkatan kemampuan anak. Mudah-mudahan dengan mengikuti kursus ini pola pikir anak akan lebih cepat, cerdas, dan mampu menganalisa dan menyelesaikan perakitan robot (problem solving) sehingga akan menular pada pembelajaran lain disekolah atau di lingkungan rumah.